Up2date Kini; Satu Dasawarsa Penuh Makna
By ketupatkartini - Jun 2, 20162016 menjadi tahun signifikan bagi Up2date, -as a brand and as a company- sebagai milestone satu dasawarsa perjalanannya. Bagaimana Up2date kini?
Sekitar medio tahun 2006, Up2date memperkenalkan diri sebagai brand busana muslim baru di tengah masyarakat Indonesia -terutama Jakarta- yang sedang pada tahap menyaksikan kemunculan generasi baru hijabers modern. Dengan wajah yang sama sekali berbeda dengan 'toko busana muslim' yang sudah ada pada saat itu, Up2date menawarkan koleksi baju muslim-friendly berbahan kaos dengan desain yang tampil beda.
Meskipun bukan hal yang sama sekali baru pada saat itu, koleksi dengan material kaos ini sangat menarik perhatian, terutama bagi pengguna hijab yang merasa menemukan 'tren' baru berbusana muslim. Apalagi secara keseluruhan, koleksi Up2date selalu menarik dan menawarkan look yang berbeda, muda, sophisticated dan ada unsur kebaruan dalam setiap potongnya. Up2date mempelopori generasi busana muslim baru yang modern, sangat nyaman dikenakan dan tampil beda.
Merek yang didirikan oleh desainer berbakat, Irna Mutiara ini awalnya lahir dari kesulitannya menemukan busana yang bisa memenuhi keinginannya sebagai seorang pengguna hijab. Kini, 10 tahun kemudian, Up2date telah berkembang begitu mengagumkan menjadi salah satu jaringan ritel busana muslim terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 30 gerai penjualan di Indonesia dan di luar negeri.
Sejak tahun 2008 Up2date juga rutin menggelar trend show tahunan yang megah dan secara konsisten menjadi benchmark bagi label busana muslim lainnya. Keseluruhan tampilan, tema, desain dan kemasan koleksi ready-to-wear yang ditampilkan pada Up2date Trend Show merupakan sebuah perwujudan konsep dan visi yang jelas, yang menjadikan koleksi Up2date selalu memiliki karakter yang kuat.
Melalui show tahunan tersebut pula, kita bisa mengikuti 'perjalanan' brand ini, transformasi yang terlihat, sebagai hasil dari sebuah proses pembelajaran yang terus menerus. Beberapa tahun terakhir, Up2date memperlihatkan posisinya sebagai merek fashion yang mapan, dengan karakter dan pangsa pasar yang lebih dewasa pula.
2016 menjadi tahun penting bagi Up2date, penanda satu dasawarsa perjalanannya. Seperti yang menjadi keniscayaan pada setiap bisnis, apapun itu, perubahan dan pembaruan mesti terus dilakukan. Refleksi pada core bisnis fashion yang santun, menjadikan image up2date seperti yang terlihat kini, siluet yang lebih longgar, pemilihan warna yang sangat terbatas -warna netral dan earth tone-, dan tetap dengan potongan dan garis desain modern.
Kini Up2date tidak lagi mengadakan tren show tahunan -yang selalu kita tunggu-tunggu-, 2014 menjadi tahun terakhir penyelenggaraan tren show yang bertajuk Ingenious. Namun menurut Aju Isni Karim, salah satu foundernya, Up2date akan selalu menyapa konsumen dan masyarakat melalui channel lainnya. Fashion show yang menjadi format ideal dalam presentasi koleksi akan kembali hadir, tetapi dengan bentuk-bentuk yang berbeda.
Secara bisnis, Up2date pun melakukan beberapa refreshment; dengan tujuan memberikan tawaran lebih pada konsumen. Lini fashion baru, L.tru akan melengkapi beberapa lini lain yang dimiliki Up2date. L.tru akan menjadi merek utama selain Up2date, yang menawarkan koleksi busana yang lebih berwarna, bold, dan playful. Nama L.tru yang terambil dari 'elle' yang berarti perempuan, dan true, sehingga bisa diartikan secara bebas, menjadi persepsi perempuan yang selalu benar, dalam hal ini terhadap fashion.
Lebih jauh lagi, L.tru menjadi representasi keinginan banyak wanita terhadap fashion; apapun tampilannya, busana atau fashion yang penting harus bisa dipakai. Wearable untuk banyak orang. L-tru menjadi tawaran dari Up2date untuk selera fashion konsumen yang lebih bervariasi.
Beberapa perubahan lainnya, seperti brand Irna la Perle yang kini tidak lagi berada dalam Up2date group, sebagai implikasi dinamika bisnis yang terus berkembang. Brand kerudung Square pun kini berganti nama menjadi ma.na veil, mengingat nama 'Square' yang sudah tidak cocok lagi dengan produk-produk kerudung yang sangat bervariasi.
Ma.na veil, menghadirkan beragam kerudung inovatif, dengan bermacam-macam bentuk, untuk memberi solusi kepraktisan dan kenyamanan penutup kepala. Ma.na veil mengedepankan craftmanship; bagaimana setiap kerudung dibuat dengan sentuhan detail yang unik, dikerjakan satu persatu dengan tangan, dan jumlah produksi yang terbatas. Kecermatan pembuatan kerudung mana bukan hanya pada detail dan bahan, tetapi juga pemilihan dan kombinasi warna yang sangat intricate.
Sebagai brand 'induk', Up2date kini telah melekat dalam benak konsumen busana muslim, terutama pelanggan setianya. Bisa dipetakan, konsumen mayoritas Up2date adalah mereka yang menginginkan sebuah jaminan kualitas, baik secara materiil, fungsional maupun kesesuaian terhadap prinsip modesty. Mereka yang sangat peduli terhadap karakter penampilan, tetapi cenderung tidak antusias dengan tren. Up2date pun sangat menyadari positioning pasarnya, sehingga selama 10 tahun, kita bisa melihat Up2date sebagai satu-satunya perusahaan retail fashion dengan strategi bisnis yang berbeda dibanding merek lainnya.
Mempertahankan channel belanja hanya melalui jaringan toko yang tersebar di seluruh Indonesia, dan channel 'offline' lainnya. Serta strategi harga yang juga lain daripada yang lain. Tetapi yang namanya bisnis, berkembang, beradaptasi dan melakukan terobosan-terobosan tentu merupakan keniscayaan untuk menjadi semakin besar, semakin bermakna. Well, kita lihat saja ke depan bagaimana Up2date akan merespon dinamika ini.
Yang jelas, menurut Aju Isni, yang paling penting Up2date selalu memberikan pilihan baju muslim yang mampu mengikuti perkembangan jaman, gaya hidup, dan lainnya. Menawarkan kebaruan sehingga setiap penggunanya bisa bisa tampil fashionable, ataupun tampil sesuai image apa yang hendak disampaikan. Dan tetap menjunjung penampilan yang santun, sebagai seorang muslimah.
See also:
--
Energi Muda ACAKACAK yang Menggerakkan 'Perubahan' dan Kebaruan dalam Fashion --
riamiranda on Muffest 2016; Challenging Its Comfort Zone --
Architecture of Cloth; Memahami Kesempurnaan Karya Auguste Soesastro --
"A Fashion Designer is Never A Dress Maker" --