Halofit Jawab Tantangan Obesitas dengan Program Weight Management Berbasis Sains
By modest.id - May 15, 2026Meningkatnya angka obesitas di Indonesia menunjukkan bahwa persoalan berat badan bukan lagi sekadar isu penampilan, melainkan bagian dari tantangan kesehatan yang semakin kompleks. Gaya hidup serba cepat, kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak teratur, hingga faktor hormonal dan metabolik membuat banyak orang kesulitan menjaga berat badan ideal secara sehat dan berkelanjutan. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang memandang obesitas hanya sebagai persoalan kurang disiplin, sehingga mendorong munculnya stigma sosial dan tren diet ekstrem yang berisiko bagi kesehatan.
Melihat kondisi tersebut, Halodoc menghadirkan Halofit, layanan digital weight management dengan pendekatan medis yang dipersonalisasi. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat menurunkan dan mengelola berat badan secara lebih aman melalui pendampingan dokter, ahli gizi, teknologi, serta terapi berbasis bukti ilmiah.
Kehadiran Halofit juga menjawab persoalan obesitas yang semakin meningkat di Indonesia. Berdasarkan data Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan hingga akhir 2025, satu dari tiga orang Indonesia mengalami obesitas sentral, yaitu penumpukan lemak di area perut yang meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.
Selain itu, studi Awareness, Care and Treatment in Obesity Management (ACTION) APAC tahun 2022 menunjukkan bahwa hanya 43% individu dengan obesitas di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, yang pernah mendiskusikan kondisi berat badannya dengan tenaga kesehatan dalam lima tahun terakhir. Hal ini menunjukkan masih rendahnya akses dan kesadaran masyarakat terhadap penanganan obesitas yang tepat.
Ignasius Hasim, VP Consultation & Diagnostics Halodoc, mengatakan bahwa Halofit hadir untuk membantu masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan, bukan sekadar mengejar penurunan angka di timbangan. “Melalui Halofit kami menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan menggabungkan edukasi, pendampingan dokter dan ahli gizi, teknologi, serta terapi medis berbasis bukti ilmiah, sehingga masyarakat dapat menjalani program pengelolaan berat badan dengan lebih aman dan terukur,” ujarnya.
Melalui aplikasi Halodoc, pengguna dapat mengakses program transformasi selama 30 hari yang mencakup konsultasi dokter, personal meal plan dari ahli gizi, obat pendamping, hingga pendampingan intensif selama program berjalan. Jika diindikasikan secara medis, pengguna juga dapat memperoleh terapi GLP-1 yang membantu mengontrol rasa lapar dan asupan makan. Seluruh program diawasi oleh Board of Wellness Halofit yang terdiri dari dokter spesialis endokrin dan gizi klinis.
Salah satu publik figur yang turut menjalani program Halofit adalah Vicky Shu. Setelah melahirkan anak keduanya, ia mengalami perubahan berat badan yang cukup signifikan dan sempat menghadapi body shaming di media sosial. Di tengah tekanan tersebut, ia memilih menjalani program weight management bersama Halofit dengan tetap menerapkan pola hidup sehat seperti berjalan kaki rutin dan mengatur pola konsumsi harian.
Menurutnya, program Halofit membantunya lebih fokus pada kesehatan fisik dan mental jangka panjang, bukan sekadar mengejar penurunan berat badan secara instan. Dengan pendampingan dokter, meal plan yang sesuai kebutuhan tubuh, serta terapi yang diberikan berdasarkan asesmen medis, ia merasa proses transformasi tubuh dapat dijalani dengan lebih sehat dan terukur.
Halodoc berharap kehadiran Halofit dapat mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia untuk mulai mengelola berat badan melalui pendekatan yang aman, berbasis medis, dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi stigma terhadap individu yang sedang berjuang menjaga kesehatannya.
See also:
--
Rekomendasi #8VitHabits: Nutrisi Baik dan Kebiasaan Berolahraga --
Omega 3, Krusial untuk Anak dan Dewasa --
Aktivitas Kembali Normal, Jaga Imun Tubuh Tetap Optimal --
Bleaching Gigi di Rumah? Bisa, Ini Tips Amannya --
Tags
RELATED NEWS
Pepsodent Active Defense Mouthwash dengan Teknologi CPC Efektif Bunuh Virus di Rongga Mulut
Dec 16, 2020Hasil studi secara in vitro (studi dalam lingkungan terkendali di luar organisme hidup) membuktikan bahwa Pepsodent Active Defense Mouthwash dengan teknologi cetylpyridinium chloride (CPC) efektif mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 hingga 99,9% deng...
READ MORE